Tampilkan postingan dengan label PUBLIC SPEAKING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUBLIC SPEAKING. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Agustus 2021

Guru ini aneh gak? Ngelantur gak? SIMAK SAMPAI HABIS!

 

Seorang guru adalah Motivator, Energizer dan Fasilitator! kalau hanya mengajar semua dapat melalui YouTube. Yuks Kepoin bareng guru yang satu ini di @Senopati Center , Ngelantur gak ya dia? kasih masukan ya! Tayang Perdana besok Selasa 3 Agustus 2021 jam 16:00 WIB 👌👌 Semoga bermanfaat

Kamis, 04 Maret 2021

Comparative and Superlative Mr. Bean MCJamieson April 13, 2020 - ESL

Dear all


Kita belajar tentang Comparative Adjective dari Mr Bean yukkkks, setelah nonton dan jawab pertanyaannya, jawab juga pertanyaan di bawahnya ya ;) Jika ada yang tidak dimengerti bisa langsung bertanya di kolom komentar :)  Games ini diambil dari ESL , link dan copywrite tertera lengkap, semoga bisa membantu Sobat guru Bahasa Inggis dan para murid.

\

Video quiz questions

1)Put the words in order: Bean bigger teddy. Mr. is than

2) Mrs. Wickett is __ than Mr. Bean

  • Comfortable
  • More comfortable
  • most comfortable

3) The cat is __ of the three.

  • more tired
  • the most tired
  • tiredest

4) Mr. Bean has found __ spot to dig.

  • The good
  • The better
  • The best

5) Mrs. Wickett is ___ than Mr. Bean

  • sleepiest
  • more sleep
  • sleepier

6) The neighbors are ___ than Mr. Bean

  • comfortable
  • most comfortable
  • more comfortable

7) Mrs. Wickett is __ of the two.

  • taller
  • tall
  • the tallest

8) The bomb exploding would be ___ thing to happen.

  • worse
  • the worst
  • bad

9)Put the words in order: Bean! is than Mr. safer Teddy

10) Stopping the bomb is ___ thing Mr. Bean will do all day!

  • scary
  • scarier
  • the scariest

11) Put the words in order: dirtier The yard was. than is it

12) The garden is __ than it was.

  • nicer
  • nice
  • the nicest

 

Source : https://en.islcollective.com/video-lessons/comparative-and-superlative-mr-bean 

Task description & scene summary

Task description:
Answer questions using the comparative and superlative forms of adjectives with Mr. Bean
Scene summary:
Mr. Bean tries to get comfortable and ends up finding a bomb. How will he escape?
Video length: 11 minutes 3 seconds
Lesson type: Grammar practice
Student types:
Copyright license: Creative Commons Attribution License
First published: 2020-04-13, 19:28:55 (GMT+1)

 

Selasa, 03 November 2020

Budaya Minum Teh di China - tugas presentasi Mandarin @Senopati Center

 

 Dalam presentasi 中国的茶文化 (Zhōngguó de chá wénhuà) ini dapat kita ketahui sebuah budaya minum teh di negara Tiongkok yang luar biasa dan sehat, musim pun dapat membedakan jenis teh yang dikonsumsi, presentasi ini agar murid berani berbicara!

Sabtu, 20 Juli 2019

Cara persiapkan diri berbicara di depan umum

   


Dear all

Suka tidak suka, dengan kita sadari ataupun tidak di kehidupan ini pasti kita akan berhadapan pada suatu keadaan dimana kita harus bicara di depan umum, baik itu kelompok, orang banyak, organisasi dan sebagainya. Ilmu yang mempelajari hal ini adalah Public Speaking. Banyak teori dan pengalaman yang telah dipaparkan pada berbagai media, akan tetapi jika kita kelompokan menjadi sebuah kesatuan, maka poin nya akan menjadi 5 bagian, apakah itu?

  1. Lakukan riset tentang audience Anda.
  2. Persiapkan konsep tertulis seperlunya.
  3. Sering-sering berlatih untuk berbicara 1-5 menit
  4. Selalu berani tampil bicara dalam berbagai kesempatan.
  5. Minta penilaian teman tentang penampilan atau pembicaraan Anda.
Keterangan selengkapnya dapat kita bersama pada Video You Tube diatas. Silahkan tanyakan pertanyaan kalian baik di kolom komentar pada blog ini ataupun kolom komentar pada video You Tube nya. Senopati Center juga membuka kursus Public Speaking secara live di workshop nya. Silahkan hubungi workshop kami untuk keterangan selengkapnya.

Call or Whatsapp

   0812-6845-2685 

Minggu, 10 Januari 2016

Sekilas Info

Dear all members

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran baik secara online maupun offline, maka kami akan memindahkan server dan mengadakan pembenahan di

       Senopati Education Center

Pembenahan dan pemindahan server akan kami lengkapi juga dengan domain baru

       Senopati Center

Untuk sementara waktu, info-info menarik akan kami sajikan di sini dan di

       Bimbel Center



Demikianlah info ini kami sampaikan, terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian, kerjasama, kesetiaan bersama kami.

Best Regards
Management SEC



Sabtu, 06 September 2014

BIMBEL TANGERANG SENOPATI CENTER


EDUCATION IS FUN WITH US








BIMBEL TANGERANG + DOKUMENTASI 1


Belajar akan 90% efektif ketika kita mendengar, melihat, 
membaca, menulis, menjelaskan dan melakukan kembali

  



Keyakinan adalah modal utama yang harus dimiliki setiap siswa/i untuk dapat meraih cita-citanya. Perjuangan hidup tidak semata berpihak kepada orang yang terkuat, terpintar, tercepat dan lainnya, akan tetapi cepat atau lambat, keberhasilan hidup akan berpihak kepada orang yang yakin dia bisa. 












 

Rabu, 30 Juli 2014

PAKET PROMO TAHUN AJARAN BARU

Senopati Center Kembali membuka Pendaftaran Siswa/i Baru




Senopati Center dengan konsentrasi Pendidikan Non-Formal (Bimbel TK-SMP, Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin) Siap untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan, keahlian, serta nilai Anda maupun keluarga Anda.
"Love to teach and teach with Love" sebagai Landasan kami, berpadu dengan franchise yang kami beli I-Tutor.Net Citra Raya dengan konsep "Cinema Edutainment" dan tergabung didalam
www.ILMCI.com membuat Belajar sebagai sesuatu yang menyenangkan dan menarik.


Klik Gambar ini untuk melihat jelas konsep kami


Seluruh Pakar Pendidikan di dunia setuju bahwa
belajar akan efektif jika dilakukan dalam keadaan yang menyenangkan.
Konsep kami dengan suasana yang fun dan komplit memadukan kebutuhan di bidang Pendidikan, yaitu
1. Pemanfaatan Teknologi Multimedia, dimana ruangan kelas dibuat dengan suasana seperti di bioskop dengan penampilan dan gambar serta film yang menarik mempermudah siswa/i dalam mencerna isi pelajaran dalam bentuk brainstorming.
2. Bukan hanya secara akademis, perpaduan dari konsep kami juga mencakup pembentukan character building, mental dan percaya diri, good behaviour, attitude, Dicipline, Love and caring, dan sebagainya.

Klik Gambar ini untuk melihat jelas konsep kami

Time Zone Konsep yang kami terapkan telah terbukti membantu peserta didik yang tidak mempunyai motivasi belajar, pemalas dapat berubah menjadi ideal, begitu juga peserta didik yang berprestasi menjadi lebih berprestasi.

Dengan Landasan "Love to teach and teach with Love" prioritas kami adalah peningkatan peserta didik, bukan hanya segi akademis akan tetapi juga dalam segi EQ.




Tidak hanya itu, Peserta didik bukan hanya diarahkan untuk menjadi bisa, akan tetapi juga diajarkan untuk mengerti dan dapat menjelaskan kembali (Presentation Skill). 
Seluruh Pakar Pendidikan didunia sepakat bahwa barometer keberhasilan seseorang dalam belajar 90% adalah ketika seseorang telah dapat menjelaskan kembali dan melakukannya.
Dengan suasana yang fun, strategi ke per individu yang tepat serta arah pembelajaran yang mumpuni membuat konsep kami diterima oleh peserta didik.

Setelah sukses di tahun sebelumnya, Maka dengan menutup Paket Promo 50% kami kembali mempersembahkan Paket belajar Menarik yaitu Kelas Reguler dan Paket 6 Bulan.

Klik Gambar ini untuk melihat jelas Paket Promo kami

Klik Gambar ini untuk melihat jelas konsep kami
Come an Join us 

Best Regards
Senopati Center

Jumat, 24 Januari 2014

TIPS PENJUALAN BAGIAN 3 (MENJUAL HARUS GAGAL)

Dear all Members, Bloggers and Readers

Dari posting sebelumnya tentang kegiatan penjualan (lihat diarsip blog kami), telah dijabarkan bahwa ada sedikitnya 5 hal yang membuat seseorang gagal dalam menjual, apapun profesinya. Dari buku yang dibuat oleh Robert Kiyosaki "Rich dad Poor Dad" ada 4 tipe usaha manusia dalam mencari uang. Didalam gambar yang umum Beliau jabarkan adalah sebagai berikut :

Cash flow Diagram Robert Kiyosaki Version
Dari gambar diatas dapat kita lihat bahwa Tipe manusia dalam berusaha terdiri dari Pekerja (Employee), Self Employee (Tenaga ahli), Business Owner (Pemilik Bisnis) dan Investor. Banyak orang yang memimpikan berada di kuadran kanan, yaitu sebagai pemilik bisnis atau investor sehingga dapat memiiki passive income atau penghasilan tanpa harus bekerja keras lagi.Akan tetapi disini kami tidak sepenuhnya setuju. Bagi kami, Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, dan bersifat alamiah untuk mengisi segala posisi yang dapat membangun Dunia menjadi sebuah tatanan yang lengkap.Dalam Bahasa yang lebih lugas, ALLAH , Pencipta Alam semesta telah menciptakan Manusia untuk bekerja dan berusaha di berbagai posisi, dan DIA Maha Adil akan hal ini, Sehingga Menjual adalah untuk semua posisi pekerjaan maupun jenis Usaha. Bukan hanya untuk Pengusaha, Sales, Marketer, dan lainnya apapun namanya seperti tanggapan kebanyakan orang dewasa ini.

Kegiatan menjual bukanlah profesi yang mudah. Menjual sangat banyak persyaratannya. Hal ini bertentangan dengan pendapat umum. Coba amati disekitar kita, banyak orang yang meremehkan kegiatan penjualan. Ketika kita melihat sales motor membagikan flyer di jalanan, tidak sedikit dari kita yang mencibir dalam hati, disatu sisi ketika seorang Direktur Marketing Perusahaan ternama melakukan Presentasi Bisnis ke Perusahaan lain, selalu ada penghormatan dan sebagainya. Apakah perbedaan ke-2nya?, Sales Motor dan Direktur Marketing? Contoh lainnya, Di sebuah daerah ada sekolah dasar (SD) negeri dan SD Swasta Internasional. Coba amati Guru di ke-2 sekolah terebut, dan coba amati lagi kualitas anak didiknya. Berhentilah Mencari Kambing Hitam atas Kegagalan dan Cobalah untuk jujur akan perbedaannya. kembali ke pertanyaan, Apakah perbedaan ke-2nya?. Pengacara A mendapatkan klien lebih banyak dari Pengacara B, Apakah perbedaan ke-2nya? Perbedaannya dari terpenuhi atau tidak syarat dalam Menjual.  Dan Tidak Ragu Kembali kami ulangi Bahwa Menjual adalah untuk Semua Profesi.

Kegiatan Menjual menuntut kerja keras, bahkan bisa tanpa jam kerja yang tetap, sambil menyesuaikan diri dengan kesediaan para pelanggan. Kegiatan menjual mengharuskan pembelajaran yang terus menerus, karena lingkungan selalu berubah. Profil pelanggan, sikap dan kebiasaan mereka berubah. Para pesaing dan strategi persaingan berubah. Teknologi baru, Produk Baru, Sistem cenderung berubah, bahkan sampai tak  terkendali. Bagi Sobat yang lahir di tahun 1978 an, lihatlah perkembangan Komputer.Berubah pesat bukan?.

Kata Kunci bagi Persyaratan Menjual ini adalah Tantangan Baru. Jadikanlah selalu seluruh kegiatan Anda yang berhubungan dengan Menjual adalah sebagai Tantangan Baru. Kegiatan menjual menuntut sikap ini. Seorang Pelanggan tidak pernah terpikat selamanya. Jangan terlena. Sebuah Order atau pesanan yang diperoleh pada suatu kesempatan bukanlah berarti akan menjadi Order seumur hidup. Tidak ada kata Pasti di Dunia ini melainkan Hukum ALLAH, Tuhan pencipta Alam. 
Semua akan kembali ke titik Nol dan akan meningkat kembali. JANGAN PERNAH TAKUT GAGAL. BERANI SUKSES ADALAH BERANI GAGAL. Masukkan KEGAGALAN selalu didalam setiap daftar Rencana Kerja kita :). 

Gambar dari Internet
Awali Pagi Kita selalu dengan BERANI GAGAL UNTUK BERANI SUKSES.

Konsep Hidup
Demikanlah Sobat, semoga bermanfaat ya, bagi kami penulis dan untuk semuanya yang super hebat karena telah membaca tulisan ini ;)

KEEP ON ROCK AND BE YOURSELF NO MATTER WHAT THEY SAY

Cheers

Best Regards
Senopati Center






Jumat, 17 Januari 2014

GAMES EDUCATION 7

Dear Sobat Bloggers and Readers

Kembali kami mencoba untuk menulis kembali bahan Games Education bagian ke 7. Games kali ini masih games lama yang berjudul

MEMBUAT IRIGASI 

Pada bulan Januari 2014 ini kita disibukan oleh Banjir hampir diseluruh daerah Jabodetabek dan beberapa daerah lainnya. Banyak pihak yang dirugikan, dan ada beberapa pihak yang menjadikan menjadi ajang bisnis juga. Games ini dapat melatih anak dalam menumbuhkan rasa bergotong royong, percaya?, mari kita mulai ;)

A. Tujuan Permainan
Secara Garis besar permainan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab anak serta melattih kecerdasan dan kecerdikan anak. Games ini juga menjadikan anak suka akan kegiatan gotong royong. Games ini dapat juga digunakan unttuk pelajaran Bahasa Inggris mengenai Kalimat Perintah dan lainnya dan juga unutk pelajaran Matematika dalam Bab Debit / Volume

B. Waktu Permainan
Antara 15,25,35 Menit (ditenttukan pemandu sesuai dengan situasi)

C. Usia Pemain
8 Tahun keatas

D. Sistem Permainan
Berkelompok yang terdiri dari 3-6 anak

E. Tempat bermain
Didalam ruangan atupun di Taman

F. Alat Permainan
1. Ember berjumlah 4 Buah
2. 2 buah gayung
3. 6 bilah bambu yang dimana bambu ini dibagi menjadi 2 bagian dan membentuk cekungan panjang.
4. Penggaris untuk mengukur (jika diperlukan)

G. Cara Bermain
Langkah 1 : 2 kelompok yang akan bermain disediakan 2 ember, 1 buah gayung dan 3-5 bilah bambu.
Langkah 2: Pemandu segera memberikan instruksinya kepada semua kelompok bahwa jarak antara ember yang berisi dan ember yang kosong sekitar 10 meter. Sedangkan gayung diletakkan dalam ember yang berisi air.
Langkah 3 : Pemain harus mengalirkan air ke ember kosong dengan cara menyambungkannya dengan bilah-bilah bambu.
Langkah 4 : Pada saat pemain ke-1 selesai mengalirkan airnya kepemain ke-2, pemain ke 1 harus segerah pindah dengan cepat kebarisan terakhir dengan membawa bilahnya. Demikian seterusnya hingga air masuk kedalam ember kosong.
Langkah 5 : Setiap kelompok diberi waktu oleh Pemandu sekitar 15 Menit (tergantung Pemandu melihat situasi dan kondisi). Selama waktu tersebut, semua kelompok harus berusaha mengisi ember kosongnya sebanyak mungkin.
Langkah 6 : Pemenangnya adalah kelompok yang berhasil mengisi ember ke-2 dengan air yang paling banyak dengan tidak banyak menumpahkan air.


Tips & Trick
1. Bagi Pemandu, Instruksi harus disampaikan dengan jelas, jika perlu buatlah dalam selembar kertas untuk masingt-masing grup, dan diskusikan dulu dengan mereka bagian yang ttidak mereka mengerti.
2. Untuk pelajaran Bahasa Inggris, Instruksi dapat dibuat dalam bahasa Inggris, dan masing-masing grup diwajibkan/disediakan kamus untuk mencoba mengartikan sendiri, hal ini dapat menambah Vocabulary (kosa kata mereka).
3. Untuk pelajaran matematika, Volume air yang diisi oleh masing-masing grup dapat dijadikan tugas bagi mereka dalam mencari debit/volume/panjang-lebar/diameter dan lainya. Guru pun dapat menambahkan kasus lain (sesuai Variasi pemandu sesuai kebutuhan)
4. Untuk Dewasa, dalam acara seminar atau Training, Games ini dapat menjadi ICE BREAKING, untuk mencairkan suasana yang tegang dan membosankan.

Foto ini tidak ada hubungannya dengan games diatas, hehehe,..hanya seremoni anak yang berulang tahun

Rabu, 15 Januari 2014

LES TANGERANG (Hypnoteaching dan Manfaatnya bagi Para Guru)

Hypnoteaching 

Manfaatnya bagi Para Guru



Sebelum kita memulai Posting mengenai Hypnoteaching ini, perlu digaris bawahi bahwa Ilmu Hipnotis bukanlah hanya sekedar entertainment yang ada di acara Uya kuya dan sejenisnya, tetapi Ilmu ini adalah Ilmu yang banyak nilai positif dibanding negatifnya seperti di bidang kedokteran, pendidikan, hukum serta banyak lainnya. Ilmu ini bukan ghaib / mistik, bertentangan dengan Agama atupun lainnya. Ilmu ini dapat dijelaskan secara ilmiah (lihat postingan kami yang akan datang).

Pada posting kali ini, mari kita pelajari bersama kegunaan Ilmu ini dalam bidang Pendidikan.

Hypnoteaching merupakan pengembangan dari hypnotherapy (hipnoterapi) yang bertujuan membangkitkan pikiran bawah sadar (subconscious mind) agar memperoleh hasil maksimal dalam upaya meraih prestasi. Caranya adalah dengan menggunakan metode hypnosis untuk menghasilkan fokus pada pikiran yang bersangkutan.

Perlu diketahui bahwa pikiran manusia terdiri atas pikiran sadar (conscious mind) sebanyak 12% potensi diri dan pikiran bawah sadar sebanyak 88% potensi diri. Pikiran sadar merupakan pikiran yang analitis, logis, kalkulatif dan detail. Sedangkan pikiran bawah sadar merupakan pikiran kreatif, imajinatif, memiliki emosi dan citra diri. Dengan membangkitkan pikiran bawah sadar, maka kita akan memiliki pikiran yang penuh kreativitas, memiliki ketajaman intuisi dan spiritual yang jernih.

Dengan hypnoteaching, para guru akan mampu menuntun para muridnya untuk fokus pada pelajaran-pelajaran yang diberikan. Selain fokus, mereka juga dapat dituntun untuk menyukai pelajaran-pelajaran yang mereka dapatkan. Pada gilirannya, para murid akan belajar serius dan selalu berpikir positif, sehingga di rumah pun mereka akan mengulang pelajaran-pelajaran yang telah mereka peroleh di sekolah, dengan senang hati.

Tetapi sebelum menerapkan hypnoteaching, para guru dituntut menguasai terlebih dulu hypnosis dasar secara umum serta mampu melakukan self hypnosis (menghipnosis diri sendiri). Tentu saja, pandangan negatif terhadap hypnosis juga harus dihilangkan, karena hypnosis hakikatnya merupakan “ilmu yang bersifat ilmiah dan bisa dipelajari serta dialami setiap orang”. Ilmu hypnosis merupakan perpaduan dari ilmu komunikasi dan psikologi. Ilmu hypnosis bukanlah magic, mistik, gaib dan bukan pula trik sulap. Melainkan ilmu yang bisa membangkitkan hal-hal positif dalam diri setiap orang.

Hypnosis adalah ilmu yang bisa digunakan untuk terapi-terapi psikis, misalnya menghilangkan trauma dan kecanduan, meningkatkan kepercayaan diri,  menghilangkan rasa malas dan membangkitkan minat pada hal-hal yang positif. Lebih jauh lagi, hypnosis juga bisa membantu penyembuhan penyakit-penyakit klinis, seperti mengubah pola hidup dan pola makan yang tidak sehat dan penyakit-penyakit psikosomatis.

Banyak lembaga yang memulai pelatihan tentang ini, salah satunya rekanan kami,         BE Training dan I-tutor Citra Raya serta Ciledug Mas (dalam persiapan).

Untuk hypnoteaching, Lembaga rekanan kamu menyediakan program sehari penuh secara klasikal, dengan peserta minimal 20 orang. Selama sehari penuh tersebut, kami akan membekali para guru mengenai pengetahuan di seputar hypnosis dan hypnotherapy, serta pelatihan dasar hypnosis (praktek penuh) dan bagaimana menerapkannya kepada para siswa. Bagi yang ingin mencoba bisa menghubungi Kami, bukannya Promosi, tapi hanya berbagi untuk yang membuuhkan ;)


Thanks all, see You soon




Minggu, 12 Januari 2014

PUBLIC SPEAKING (Sutan The Magician)

                       

Melatih kepercayaan diri dalam berbicara dapat dimulai sejak dini, bukan hanya dari penerapan kaku, dengan materi yang membosankan. Karena Public Speaking adalah ilmu yang telah lama ada.


Kursus Bahasa Mandarin di Tangerang Citra Raya

                     

Jumat, 10 Januari 2014

Tujuan Pemberian Eskul Public Speaking

                             

Murid kami yang ada di Youtube ini bernama Delycia, Kelas 4 SD dan bersekolah di Budi Luhur. Coba kita perhatikan bersama, walaupun dengan sedikit gugup dan suara yang lemah, Delycia tetap bisa menguasai dirinya. Dia mencoba menjelaskan Pelajaran  yang baru didapatnya. Pertanyaannya?? Jika terus dilatih bagaimanakah Dia di masa SMP?, SMU?, Kuliah, Dunia Kerja? 

Pada Posting sebelumnya mengenai Sejarah Public Speaking , kami telah menjabarkan sejarah dari Ilmu Public Speaking itu sendiri. Apapun profesi kita secara sadar ataupun tiddak kita telah mempraktekkan ilmu ini, percaya? Mari kita renungkan bersama ketika kita pertama sekali berbicara didepan umum, dari grogi / gugup, suara pelan hampir tidak terdengar (Seperti Delycia pada awalnya) oleh para penonton atau audience istilah kerennya. Tidak sedikit dari kita yang mulai memperbaiki diri, sampai pada saat SMU lalu kuliah hingga saat berada didunia kerja dalam profesi apapun, dalam Dunia kerja yang katanya Keras saat ini kita selalu dihadapkan kepada :

HAMPIR SELURUH IDE BESAR KITA HARUS DIUNGKAPKAN KE ORANG BANYAK AGAR MENGENAI SASARAN YANG KITA INGINKAN.

Bahkan penulis berani mengatakan bahwa Orang Pintar adalah Orang yang bisa menyampaikan Ide Besarnya secara gamblang kepada orang yang diinginkannya. Apakah Ide Besar itu?? Penulis akan menjabarkan pada postingan berikutnya. 

Banyak Sumber Pustaka yang membahas tentang Ilmu Public Speaking ini, akan tetapi Tim 
Senopati Center bersama dengan i-tutor Citra Raya dan dibimbing oleh BE Training akan menjabarkan tentang Tujuan Pemberian Pelatihan /Eskul Public Speaking, bukan hanya untuk orang dewasa, bahkan anak-anak kita sejak dini sangat penting untuk mengenal ilmu ini.

Tujuan Pemberian Pelatihan /Eskul Public Speaking

Public speaking kini telah menjadi salah satu kebutuhan di berbagai perusahaan, baik untuk komunikasi eksternal (dalam kegiatan mempromosikan/menjual produk-produk dan jasa-jasanya) maupun komunikasi internal (dalam kegiatan menyosialisasikan peraturan-peraturan perusahaan). Itu sebabnya banyak perusahaan mengirimkan para karyawannya secara periodik untuk mengikuti pelatihan-pelatihan public speaking di berbagai tempat. Pun tak jarang perusahaan-perusahaan itu menyelenggarakan pelatihan public speaking secara in house dengan mengundang para pakar public speaking ke lingkungan mereka.


Kebutuhan yang besar atas kemampuan public speaking ini, membuat tak sedikit perguruan tinggi yang memiliki fakultas/jurusan komunikasi memasukkan public speaking ke dalam kurikulum mereka. Tujuannya adalah agar pada saatnya kelak, ketika para mahasiswa ini lulus menjadi sarjana dan terjun di masyarakat, mereka akan mampu memperkenalkan ide-idenya dengan keahlian berbicara yang mumpuni.



Namun tentunya bukan hanya mahasiswa/calon sarjana ini yang memerlukan kemampuan public speaking. Para siswa sekolah, mulai dari tingkat dasar hingga menengah perlu mendapatkan pelatihan public speaking sejak dini. Pelatihan public speaking akan membuat mereka memiliki keberanian dan kemampuan untuk berbicara di depan umum, dimulai dari lingkungan kelasnya masing-masing.


Untuk jangka pendek, pelatihan public speaking ini setidaknya akan membuat para siswa mampu menyampaikan presentasi di depan teman-temannya dan para guru, serta mampu berpidato di lingkungan sekolah di hadapan guru dan para orangtuanya. Untuk jangka menengah, ketika  mereka melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, mereka akan memiliki kemampuan untuk mempertahankan skripsinya di depan sidang skripsi.

Untuk jangka panjang, ketika tiba saatnya mereka mencari kerja, kemampuan public speaking ini sangat berguna dalam menghadapi wawancara-wawancara kerja. Tentu saja masih banyak-banyak manfaat-manfaat lainnya dari kemampuan public speaking ini untuk masa depan para siswa.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, banyak sekolah-sekolah baik dari tingkat SMP sampai Perguruan Tinggi yang memasukan ilmu ini ke dalam materi, baik dalam bentuk Extrakurrikuler maupun Kurikulum. Akan tetapi sangat banyak sekolah yang tidak mengerti akan ilmu ini, seperti halnya yang dialami oleh sahabat kami i-tutor Citra Raya ketika menawarkan Eskul ini ke Salah satu sekolah ternama di kawasan Citra Raya Tangerang, ketika bertemu dengan salah satu perwakilan guru, maka dengan yakin sang guru tersebut berkata :

"Oh, Public Speaking, kami sudah punya, yang english club itu kan? sudah lama itu Pak", kata sang guru.   

tim I-Tutor Citra Raya akhirnya mencoba menjelaskan makna dari
Public Speaking sebenarnya, bukan hanya Bahasa Inggris, akan tetapi semua pelajaran, bagaimana kita sebagi guru mendidik anak bagaimana seharusnya menyampaikan sesuatu, bukan hanya itu, mampunya si anak menjelaskan tentang materi pelajaran yang telah didapat ke orang banyak, mempraktekannya, kan menjadikan anak 90% telah menyerap materi yang disampaikannya. 










Walaupun masih bercampur gengsi akan ketidaktahuannya, sang guru tertarik untuk menanyakannya lebih lanjut. Keputusan akhir memang bukan pada Guru tersebut mengenai diterima atau tidaknya proposal, akan tetapi dapat menjelaskan Ilmu ini adalah kebanggan sendiri bagi sobat kami ini :D,    
Good Job bro.

Pada Akhirnya, kami Tim Senopati Center divisi Education Consultant merekomendasikan
Public Speaking ini bagi semua sahabat, baik Pemilik sekolah, kursus, Sekolah Rumah, Orang Tua,
dan para sahabat super lainnya. Pengenalan dan Pendalaman Ilmu ini sejak dini sangat penting dan bukanlah 
Pemborosan. Bahkan Pantas untuk dianggarkan oleh pemerintah dan dimasukan ke dalam kurikulum wajib. 

Thanks all, Tolong bantu kasih masukan dan share ya ;)



    

Senin, 06 Januari 2014

PUBLIC SPEAKING TANGERANG

Public Speaking, Kegunaan dan Latar Belakang sejarahnya



Sebagai ilmu terapan, public speaking bukanlah ilmu baru. Namun di Indonesia, baru sekitar satu dasawarsa belakangan inilah, ilmu yang sering dikelompokkan ke dalam bidang softskill ini marak diajarkan di berbagai kalangan masyarakat, mulai dari kalangan akademik (dunia pendidikan) hingga kalangan non-akademik (masyarakat luas).

Kondisi ini berkaitan dengan munculnya era reformasi di penghujung 90-an, era yang memungkinkan masyarakat Indonesia berbicara bebas di mimbar mana pun. Era yang membuat banyak orang membutuhkan keahlian berbicara di depan umum, tanpa kendala apapun.
Secara historis, public speaking mulai berkembang sekitar 2.500 tahun yang lalu. Pelopornya adalah seorang filsuf bernama Socrates, yang hidup antara tahun 469-399 Sebelum Masehi (SM). Socrates mengawali kegiatannya dengan mengumpulkan sejumlah anak muda di Athena, Yunani Kuno, untuk bergantian berbicara di depan umum mengenai berbagai isu yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Mereka bebas mengemukakan pendapatnya.
Public speaking pun kemudian menjadi bagian gaya hidup masyarakat Yunani Kuno ketika itu. Sehingga muncullah para pembicara ulung (orator) yang di kemudian hari dikenal sebagai tokoh-tokoh Filsafat Barat (Western Philosophy). Mereka, antara lain, Plato (427-347 SM) dan Aristoteles (384-322 SM).
Isu-isu yang mereka kemukakan dalam public speaking pun semakin berkembang, mulai dari masalah-masalah teologi, sampai politik dan ekonomi. Pada masa inilah, ide tentang demokrasi (demos cratos) mulai muncul sebagai ide yang paling hangat diperdebatkan. Ide yang kemudian mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara di Kekaisaran Yunani dan Romawi Kuno, dan yang beratus-ratus tahun kemudian diterapkan di berbagai negara, hampir di seluruh dunia.
Secara teori, Aristoteles menekankan pentingnya ethos (kredibilitas dan keyakinan), logos (logika dan bahasa) serta pathos (keterlibatan emosi) dalam melakukan public speaking. Teori ini lalu dikembangkan oleh Marcus Tullius Cicero (106-43 SM), seorang filsuf, politisi, ahli hukum yang juga  orator ulung.
Menurut Cicero, selain tiga syarat yang pernah dikemukakan Aristoteles, public speaking juga harus memenuhi lima syarat lainnya, yakni inventio (argumen dan latar belakang pengetahuan yang luas), disposito (sesuai dengan kondisi dan situasi), elucotio (bahasa atau diksi yang mudah dimengerti), memoria (daya ingat yang kuat) dan pronunciatio (irama, kejelasan kata, bahasa tubuh dan nada).
Teori-teori ini kemudian dikembangkan secara lebih rinci oleh para ahli public speaking di seluruh dunia, terutama di negara-negara demokrasi yang memungkinkan setiap orang berbicara bebas di berbagai mimbar. Berbicara bebas tanpa etika dan tanpa landasan keilmuan yang lengkap, tentunya hanya akan menjadi provokasi yang menyesatkan. Di sinilah perlunya ilmu public speaking dipelajari serta dipraktekan secara sistematis dan bertahap, agar mampu menghasilkan public speaker atau pembicara yang handal dan disukai banyak orang.
Ilmu public speaking telah melahirkan sejumlah pemimpin bangsa dan pemimpin dunia yang disegani dan dicintai masyarakatnya sepanjang sejarah. Sebut saja George Washington, Abraham Lincoln, John F. Kennedy, Soekarno, Mahatma Gandhi, Che Guevara dan Nelson Mandela. Mereka adalah para pemimpin bangsa dan dunia yang menjadi sangat terkenal, antara lain, karena kemampuan public speaking mereka yang luar biasa.
Tentu saja, ilmu public speaking tidak hanya berguna untuk para pemimpin negara dan calon pemimpin negara. Meskipun, misalnya, Barrack Obama mampu mengalahkan pesaingnya dari Partai Republik, dan terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat, itu karena kemampuan public speaking-nya berada di atas John McCain.

Kemampuan public speaking juga sangat diperlukan untuk berbicara di ruang lingkup yang lebih kecil, seperti di lingkungan masyarakat sekitar tempat kita tinggal, di depan kelas, di dalam grup-grup diskusi. Ilmu public speaking akan mampu membuat orang yang mempelajarinya mengalami peningkatan kepercayaan diri, berani mengemukakan ide-idenya, dan terpacu untuk menggali ilmu pengetahuan seluas-seluasnya sebagai modal dasar berbicara di depan umum

Dari Tulisan diatas maka dapat kita tarik satu kesimpulan bahwa Ilmu Public Speaking adalah bagian dari seluruh ilmu yang ada di dunia ini, apapun profesinya. Pada postingan selanjutnya akan kami bahasa tentang penerapan dri Public Speaking ini. Thanks all,..see you soon :)


Senin, 30 Desember 2013

MELATIH MENTAL BICARA MANDARIN



Banyak jalan menuju ke Roma, Interview Games (permainan melakukan interview) akan menjadi 1 solusi bagi kita semua..;)

Be yourself no matter what they say


Minggu, 01 Desember 2013

adegan panas di lembaga pendidikan

Gita Bangsa School Vaganza
Rasa Memiliki yang tinggi, berani dan bertanggung jawab

Mengapa ini disebut adegan panas di lembaga pendidikan? jawabannya adalah disinilah seorang anak melawan rasa takutnya, mengasah keberaniannya. Dengan adanya Native Speaker di Gita Bangsa School Citra Raya Tangerang, maka Gita Bangsa menjadi  salah satu unggulan di citra raya Tangerang  


Rasa Bertanggung Jawab dan rasa memiliki, bukan di ajarkan ke siswa dengan marah-marah. Adegan panas ini menampilkan seorang siswa di     i-tutor Citra Raya Tangerang yang setelah merayakan ulang tahunnya membantu para guru membersihkan ruangan, hal ini merangsang kepekaan anak, Contoh adalah hal utama dalam mendidik.



Mentality Building for better future ( ILMCI Solution Citra Garden)

Konsep Cinema Edutainment dengan metode pendekatan Public Speaking telah terbukti menghasilkan banyak siswa berprestasi di i-tutor Citra Raya Tangerang dan ILMCI Soution Citra Garden. Adegan Panas ini menampilkan seorang siswa yang dengan gamblang menjelaskan seluruh isi pelajaran yang baru didapat kepada teman-teman layaknya presenter. Perpaduan antara Melihat, mendengar, membaca, mengulai kemali dan mempresentasikan kembali adalah proses belajar yang sangat ideal.